KEBUN TEH DIKERINCI

Selamat Datang di beritajam.blogspot.comemplates.com.

PANCURAN RAYO

Selamat Datang di beritajam.blogspot.com

MOHON MAAF LAHIR BATIN

Selamat Datang di beritajam.blogspot.com

DANAU KACO

Selamat Datang di beritajam.blogspot.com

KEBUN TEH

Selamat Datang di beritajam.blogspot.com

Showing posts with label kerinci. Show all posts
Showing posts with label kerinci. Show all posts

Sunday, August 11, 2013

Sadis, Kasarudin Digorok Hingga Tewas

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Edi Januar
TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Kapolres Kerinci, AKBP Ismail melalui Wakapolres Kompol M Sanusi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat yang merupakan korban pembunuhan di Desa Kumun Hilir.
  Ya, memang ada warga yang menjadi korban pembunuhan. Begitu mendapat informasi dari warga, saya bersama dengan anggota lainnya, langsung meluncur ke TKP,” ungkap Waka Polres Kerinci, didampingi Kapolsek Sungaipenuh, AKP Sutriono.
 Dia menyebutkan, diduga korban dihabisi pelaku dengan cara digorok pada bagian leher dengan menggunakan senjata tajam. Dari rumah korban, kami berhasil menemukan sejumlah barang bukti, diantaranya parang, jam tangan, serta kain lap yang berlumuran darah,” pungkas Waka Polres Kerinci.
 Pantauan Tribun di TKP, hingga pukul 7.00 WIB mayat korban belum dipindahkan dari TKP. Warga masih menunggu petunjuk dari petugas kepolisian, yang sedang melakukan olah TKP. Mayat baru dievakuasi ke rumah sakit sekitar pukul 7.30 untuk dilakukan autopsi.
Berita Terkait: Pembunuhan di Sungaipenuh
  • Ternyata Pembunuh Kasaruddin Idap Kelainan Jiwa
  • Kasarudin Bersimbah Darah Buat Gempar Kumun Hilir
Penulis: edijanuar
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi

Di Sungaipenuh, Bocah 4 Tahun Tewas Ditabrak Avanza

Di Sungaipenuh, Bocah 4 Tahun Tewas Ditabrak Avanza Laporan Wartawan Tribun Jambi, Edi Januar
TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH – Padatnya arus mudik lebaran di Kota Sungaipenuh akhirnya memakan korban jiwa. Ardo, seorang bocah berusia empat tahun, tewas setelah sepeda motor yang ditunpanginya bertabrakan dengan mobil avanza.

 Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (10/8) sekitar pukul 16.00, tepatnya di Km 6. Saat itu ayahnya yang mengendarai sepeda motor melintas dari arah Tapan, Sumatera Barat, menuju Kota Sungaipenuh.

 Ketika itu, motor Revo nomor polisi BA 2987 GP, yang ditumpangi Ardo bersama ayahnya ditabrak Avanza nomor polisi BA 2393 yang datang dari arah ota Sungaipenuh menuju Sumatera Barat.

 Wakapolres Kerinci, Kompol M Sanusi, mengatakan, kecelakaan lalulintas yang menewaskan Ardo ini sudah ditangani Satlantas Polres Kerinci. "Saat ini mobil yang dikendarai pelaku, sudah diamankan di mapolres. Sedangkan pelaku yang melarikan diri usai kecelakaan tersebut sedang dalam pengejaran petugas," katanya.

 Ditanya soal identitas pelaku penabrakan? Sanusi menjelaskan, pelaku bernama Anggi, warga Desa Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci.

 Sementara itu, Minggu (11/8) kecelakaan lalu lintas juga terjadi di kawasan Bedeng Tujuh, Desa Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin. Mobil yang ditumpangi 10 warga Kumun Hilir, terbalik karena tidak sanggup melewati tanjakan.

 "Korbannya ada 10 orang yang akan berangkat ke Bungo untuk menghadiri pesta pernikahan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, karena korban hanya mengalami luka ringan saja," kata wakapolres.

 Sedangkan mobil yang dikendarai korban, dalam proses evakuasi oleh petugas Satlantas Polres Kerinci. "Mobilnya sedang diusahakan ditarik ke atas. Sedangkan penumpangnya dalam kondisi aman," pungkas Sanusi.
Penulis: edijanuar
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi

Ternyata Pembunuh Kasaruddin Idap Kelainan Jiwa

Pembunuhan di Sungaipenuh

Ternyata Pembunuh Kasaruddin Idap Kelainan Jiwa

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Edi Januar
TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Anggota Polres Kerinci bergerak cepat. Seorang warga diamankan karena diduga menjadi pelaku pembunuhan sadis terhadap Kasaruddin (70). Belakangan diketahui warga itu masih keponakan korban sendiri, yakni Herman (42), yang disebut mengalami gangguan kejiwaan, sejak ditinggal pergi istrinya ke malaysia.
 Kapolres Kerinci, AKBP Ismail, melalui Waka Polres, Kompol M Sanusi, saat dihubungi mengaku sudah mengamankan satu orang warga, yang diduga menjadi pelaku pembunuhan di Desa Kumun Hilir, Kecamatan Kumun Debai.
  Orang yang kami amankan tinggal satu rumah dengan korban. Namanya Herman (42), pria pengangguran yang selama ini dikabarkan mengalami gangguan kejiwaan,” terang Waka Polres Kerinci, didampingi Kapolsek Sungaipenuh, AKP Sutriono, di lokasi penemuan mayat.
 Dari rumah korban yang juga merupakan tempat tinggal Herman, petugas mengamankan satu bilah parang yang berlumuran darah. ”Parang inilah yang diduga digunakan oleh pelaku untuk menghabisi korbannya,” jelas Kompol Sanusi. Disamping itu, sejumlah barang bukti lainnya juga sudah diamankan petugas.
 ”Dari hasil olah TKP yang dilakukan dirumah korban, ditemukan senter dan kain lap serta jam tangan, yang terkena percikan darah. Sedangkan korban sendiri, sudah dibawa kerumah sakit untuk menjalani otopsi,’ bebernya. Sementara itu, keterangan dari anak korban, Armalisda, mengatakan Herman diketahui mengalami gangguan kejiwaan sejak lima tahun lalu.

 ”Sebelumnya tidak pernah menganiaya orang. Namun akhir-akhir ini penyakitnya semakin parah, dia sering terlihat mondar-mandir dijalan,” ungkapnya. Sebelumnya, Herman sering mencuri beras, dan melakukan perbuatan lainnya. ”Dia sebenarnya punya dua orang anak, namun anaknya tersebut diurus oleh keluarga isterinya,” tambah Armalisda.
 Ditanya apakah ayahnya pernah bermasalah dengan Herman? Armalisda yang ikut mengantarkan jenazah ayahnya kerumah sakit, mengaku hubungan ayahnya dengan Herman baik-baik saja. ”Tidak ada masalah, namanya juga orang sakit jiwa,” sebutnya.
 Sebelum ditemukan tewas, pada sore dan malam harinya Kasaruddin masih terlihat beraktivitas diluar rumah. Bahkan dia sempat duduk diwarung bersama dengan warga lainnya. ”Mungkin dia mau minta uang, sehingga ayah saya dibunuh,” jelasnya. Hasil autopsi di RSU Mayjend HA Thalib Kerinci, pada leher korban terdapat dua luka sayatan yang cukup besar. Diduga korban kehabisan darah, sehingga meninggal dunia.
Berita Terkait: Pembunuhan di Sungaipenuh
  • Sadis, Kasarudin Digorok Hingga Tewas
  • Kasarudin Bersimbah Darah Buat Gempar Kumun Hilir
Penulis: edijanuar
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi

 

Kasarudin Bersimbah Darah Buat Gempar Kumun Hilir

Kasarudin Bersimbah Darah Buat Gempar Kumun Hilir

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Edi Januar
TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Kapolres Kerinci, AKBP Ismail melalui Wakapolres Kompol M Sanusi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat yang merupakan korban pembunuhan di Desa Kumun Hilir.
  Ya, memang ada warga yang menjadi korban pembunuhan. Begitu mendapat informasi dari warga, saya bersama dengan anggota lainnya, langsung meluncur ke TKP,” ungkap Waka Polres Kerinci, didampingi Kapolsek Sungaipenuh, AKP Sutriono.
 Dia menyebutkan, diduga korban dihabisi pelaku dengan cara digorok pada bagian leher dengan menggunakan senjata tajam. Dari rumah korban, kami berhasil menemukan sejumlah barang bukti, diantaranya parang, jam tangan, serta kain lap yang berlumuran darah,” pungkas Waka Polres Kerinci.
 Pantauan Tribun di TKP, hingga pukul 7.00 WIB mayat korban belum dipindahkan dari TKP. Warga masih menunggu petunjuk dari petugas kepolisian, yang sedang melakukan olah TKP. Mayat baru dievakuasi ke rumah sakit sekitar pukul 7.30 untuk dilakukan autopsi.
Berita Terkait: Pembunuhan di Sungaipenuh
  • Ternyata Pembunuh Kasaruddin Idap Kelainan Jiwa
  • Kasarudin Bersimbah Darah Buat Gempar Kumun Hilir
Penulis: edijanuar
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi

Dukung Adi Rozal-Zainal Abidin, Tokoh Empat Jenis Tanco Tandatangani akan Naskah Pernyataan Sikap


Lokasi penandatanganan naskah dukungan masyarakat Tanco terhadap pasangan Adi Rozal-Zainal Abidin. (F:Khusnizar)
  KERINCI - Zainal Abidin, Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kerinci yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 8 September 2013 mendatang, siang ini, Minggu (11/8), akan menggelar acara halal bi halal dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat Tanah Cogok (Tanco).
Pada acara yang dijadwalkan pukul 1.30 WIB siang nanti, yang bertempat di depan Mesjid Nurul Iman Desa Agung Koto Iman, seluruh masyarakat Tanah Cogok (Tanco) diundang untuk hadir.

Kerinci Menuju Politik Generasi Kedua

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhir-t_ukMcJv4CtUQVNjDTDnanBekFe__mOoljhJ17SLnS6-CDuN0Od-_4qVKpySINSV9mUgOG_sR6NvcnOPJbtZ4brwSkIQsPtYU9UuL4g1ylFldXxj_HG1GhrCkMHAkF5HKVH3YS6c4/s1600/dapil.jpg
Dari pantauan media ini, saat ini Kerinci dan Sungai Penuh berada dalam masa-masa menuju politik generasi kedua. Hal ini dilihat dari rata-rata politukus dan pimpinan parpol Kerinci dan Sungai Penuh saat ini di dominasi oleh generasi-gerasi muda. Dari pengamatan MKN hampir seluruh Partai Politik yang ada di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh di nahkodai oleh orang-orang muda.

Gaji Naik, PNS Kerinci Harus Lebih Giat Bekerja

KERINCI- Kabar gembira bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Kerinci. Menurut keterangan Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Kerinci H. Zulfahmi kepada Infojambi.com belum lama ini, gaji mereka akan naik.

“Gaji PNS naik 7 persen, ini berlaku sejak Januari. Juni nanti gaji para PNS akan dirapel,”sebutnya.

Selain gaji bulanan PNS, gaji ke 13 yang diterima PNS setiap tahunnya juga mengalami kenaikan sebesar 7 persen. Hal ini mulai berlaku di Kabupaten Kerinci pada tahun 2013 ini.