KEBUN TEH DIKERINCI

Selamat Datang di beritajam.blogspot.comemplates.com.

PANCURAN RAYO

Selamat Datang di beritajam.blogspot.com

MOHON MAAF LAHIR BATIN

Selamat Datang di beritajam.blogspot.com

DANAU KACO

Selamat Datang di beritajam.blogspot.com

KEBUN TEH

Selamat Datang di beritajam.blogspot.com

Showing posts with label SAROLANGUN. Show all posts
Showing posts with label SAROLANGUN. Show all posts

Sunday, August 11, 2013

Maling Gondol ATM BNI di Sarolangun

 Maling Gondol ATM BNI di Sarolangun
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank BNI Cabang Singkut, Kabupaten Sarolangun, raib digondol kawanan pencuri, Rabu (24/7) pagi. Pelaku diketahui berjumlah enam orang berhasil membawa kabur uang tunai Rp 570 juta di dalam ATM.
Informasi yang didapatkan Tribun, pembobolan ATM tersebut terjadi sekitar pukul 05.30, di lokasi ATM di Jalinsum Desa Bukit Tigo, Kecamatan Singkut. Kotak yang berupa berangkas uang itu digondol maling dengan cara merusaknya.
Polisi yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP. Melalui CCTV dalam aksinya kawanan pencuri mengunakan penutup wajah dengan mengendarai mobil Innova warna hitam. Setelah berhasil melakukan aksinya kawanan pelaku diduga langsung melarikan diri.
Kapolres Sarolangun, AKBP Satria Adhy Permana mengatakan seluruh anggota Reskrim Polres Sarolangun terus melacak keberadaan para pelaku.
"Kami juga telah mengumpulkan seluruh informasi dari olah TKP yang kami lakukan dan juga termasuk keterangan saksi-saksi," ujar kapolres.
Hasil penyelidikan sementara lanjut Satria, semua pelaku lari ke arah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Hal ini terbukti setelah aparat berhasil menemukan brangkas ATM yang digondol pelaku di Desa Maor Provinsi Sumatera Selatan.
Hanya saja saat ditemukan brangkas tersebut sudah rusak sementara uang yang berada di dalamnya sudah hilang. Pelaku hanya meninggalkan kaus tangan, mesin las dan linggis di lokasi ditemukan brangkas tersebut.
"Kami berhasil mendapatkan brangkas ATM yang sudah rusak dan ditinggal oleh para pelaku. Yang disisakan hanya peralatan yang digunakan oleh pelaku, dan yang jelas kami masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku," ungkapnya.
Tanpa penjagaan
Kapolres Sarolangun, AKBP Satria Adhy Permana menginggatkan, kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dengan lingkungan. Ia menyesali ATM yang berisi uang ratusan juta tak dijaga dengan baik. Bahkan tanpa ada pengawalan atau penjagaan dari pihak kepolisian pada malam hari.
"Ini yang sangat saya sesalkan, kalau dikontrol atau diawasi terus oleh petugas Bank BNI. Rasanya tidak mungkin akan terjadi pembobolan brangkas ATM BNI. Setidaknya dua petugas setiap hari secara reguler harus disiagakan. Termasuk satu petugas di depan ATM," katanya.
Menindaklanjuti hal itu sebutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang para pimpinan bank dan koperasi di semua wilayah Kabupaten Sarolangun.
Menurutnya Ramadan yang hanya tinggal dua pekan lagi, intensitas transaksi perbankan diprediksi meningkat tajam.
"Masa uang Rp 500 juta lebih dibiarkan begitu saja di luar, tanpa ada petugas kepolisian maupun satpam di depan ATM BNI Singkut. Padahal saya sudah berikan imbauan agar meminta jasa pengawalan pihak kepolisian untuk menjaga serta memantau aktivitas di daerah yang ramai aktivitas masyarakat umum," katanya.
Penulis: heru
Editor: fifi

Warga Persoalkan Masalah Parkir di Sarolangun

 Warga Persoalkan Masalah Parkir di Sarolangun
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heru Pitra
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Warga Sarolangun resah dengan pungutan uang parkir di sejumlah pertokoan tanpa adanya karcis parkir.

 Pantaun Tribun di lapangan, dibeberapa lokasi di Sarolangun menggunakan sistim parkir. Petugas parkir meminta sejumlah uang kepada pengendara Rp 1.000 hingga 2.000. Namun petugas tersebut tidak memberikan karcis kepada pemilik motor yang memarkirkan kedaraan mereka.

 Menurut seorang tukang parkir, mereka menjalankan tugas tersebut memang tidak menggunakan karcis seperti yang disediakan pemerintah. Tapi, mereka tetap memberikan setoran kepada pemerintah setiap harinya.

 "Kami setiap harinya menyetor ke pemerintah. Memang saya bertugas di sini tidak di kasih karcis parkir. Hanya diminta setoran setiap harinya," ujar petugas parkir yang biasa mangkal di seputaran bank.

 Ia menjelaskan, bila pihak pengelola parkir ataupun pemkab memberikan karcis kepada mereka tentu mereka jalankan. Namun, hingga saat ini mereka tidak pernah mendapatkannya.

 Tukang parkir ini mengakui, semua tempat parkir di Sarolangun memberikan setoran. Semuanya juga tidak ada yang menggunakan karcis parkir.

 Sementara itu, M Arif, warga Kecamatan Sarolangun, tidak keberatan dengan biaya parkir itu. Namun, katanya, hendaknya uang parkir itu disalurkan ke pemerintah harus memberikan karcis parkir.

 Ia mengaku sudah 10 tahun tinggal di Sarolangun, namun belum pernah melihat bagaimana bentuk kartu karcis parkir kendaraan. Padahal akunya, hampir disetiap keramaian tempat parkir selalu ramai.
Penulis: heru
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi

Polres Sarolangun Siapkan 400 Personil

Polres Sarolangun Siapkan 400 Personil
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heru Pitra
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Guna memberikan rasa nyaman dan aman bagi pemudik yang melewati jalur Lintas Sumatera. Polres Sarolangun menyiapkan 400 personil. Mereka ditempatkan di enam titik posko simpatik (poskotik).